[SongFict] 30 Minutes Ago

Title : 30 Minutes Ago

Author : Myshfly3424 / Milla Anggraini

Cast :

– You (readers)

-Your Bias (as namja)

Backgroud music – 30 Minutes Ago (Lee Hyun ft. Lin Jeong Hee)

Annyeong! Aku kembali membawa sebuah SongFict dari sebuah MV yang sudah cukup lama. Song Fict ini aku buat karena kegalauanku setelah liat ni MV T.T Cast yang ada di sini anggap aja kalian sama bias kalian, maksudnya biar lebih menghayati. ^^
Bagian yang berwarna Merah adalah POV kalian/ si cewek. Kalo bagian yang berwarna biru itu POV nya Author 
Oke deh, langsung aja ya  And, This is the SongFict.

YOU POV

2.55 pm

Kau mengaduk kopi yang kau pesan lima menit yang lalu. Saat ini kau berada di sebuah kedai tempat kalian-kau dan kekasihmu- biasa bertemu untuk sekedar menghabiskan waktu bersama.

3.00 pm

Kini tepat pukul 3 sore dan orang yang kau nantikan belum juga datang. Kau semakin gelisah menantikan kehadirannya.
Tiba-tiba pintu kedai terbuka dan kau melihat sesosok pria tampan berpostur tegap memasuki kedai dengan pandangan ‘mencari’. Dia lalu mendekati mejamu dan duduk di hadapanmu. Dia tersenyum hangat kearahmu namun kau hanya menatapnya tanpa ekspresi. Dia terkejut lalu memasang ekspresi sedih.

“Sebaiknya kita berpisah.” Ucapmu tanpa menatapnya. Meski kau tidak melihatnya, namun kau dapat merasakan bahwa dia sangat terkejut mendengar ucapanmu. Kau tahu kau tidak boleh menarik kata-katamu lagi, meski saat ini kau sangat ingin melakukannya. Tanganmu bergerak untuk meraih tangannya, namun dengan cepat ia menolaknya.

3.20 pm

Dua puluh menit berlalu tanpa ada percakapan diantara kalian. Kau lalu memainkan cincin emas yang melingkar indah di jari manismu. Dengan berat hati kau melepasnya dan meletakkan cincin itu diatas meja, tepat di hadapannya. Ia menatap cincin itu dengan perasaan hancur. Mungkin ia sedang berpikir, bagaimana mungkin hubungan kalian selama lebih dari empat tahun berakhir begitu saja? Ia lalu mengalihkan pandangnya untuk sekedar menatapmu yang ternyata tidak dapat membendung lagi air mata yang sejak tadi kau tahan. Kalian berdua saling bertatapan.

Kau tersadar dan segera beranjak dari kursimu. Kau berjalan melewatinya tanpa menoleh ke belakang lagi. Meninggalkan pria yang masih mematung di kursinya. Tanpa kau sadari, sebenarnya pria itu juga ikut menangis. Ia menatap cincin yang tergeletak dihadapannya dengan tatapan sendu. Ia menundukkan kepalanya di meja. Lalu dengan tergesa ia bangkit dari duduknya dan berlari keluar untuk mengejarmu setelah tanpa sengaja, ia menjatuhkan kopi yang tadi kau pesan dari atas meja.

Pria itu berlari keluar kedai dan menyusulmu yang sudah berada jauh di depannya. Ia berlari dengan kencang melewati toko-toko dan menyebrang jalan raya. Namun suara klakson mobil dan suara benturan yang sangat kuat menghentikan larinya. Ia menatap kearahmu dengan tatapan kaget. Kini di hadapanya terbaring tubuh lemasmu yang sudah bersimbah darah. Sebuah mobil berhenti tepat di depan tubuhmu yang sudah tidak bernyawa. Ia mendekatimu dan merengkuhmu dalam pelukannya.

3.30

Flash Back

Author POV

Jarum jam berputar berlawanan arah, mengembalikan waktu pada 30 menit yang lalu. Seorang pria berdiri diatas jembatan. Pria itu terlihat bingung. Ia lalu mengangkat tangan kirinya untuk melihat jam hitam yang melingkar di pergelangan tangannya.

3.00

Seperti tersadar akan sesuatu, pria itu lalu berlari melewati jalanan. Ia kemudian tiba di sebuah kedai yang cukup jauh dari keramaian kota. Pria itu berjalan mendekati pintu dan melihat seorang gadis yang tengah duduk di sebuah kursi. Gadis itu terlihat bosan dan menopangkan kepalanya pada tangan kirinya sedangkan tangan kanannya ia gunakan untuk mengaduk minuman yang ia pesan.

Pria tadi masuk dan duduk di hadapan gadis itu. Seperti yang sudah ia duga, gadis itu mengucapkan kata perpisahan padanya. Namun sepertinya pria itu tidak berniat untuk menanggapi kata-kata si gadis.

3.20

Dua puluh menit berlalu, tidak ada percakapan yang terjadi diantara mereka. Gadis itu terlihat memainkan cincin yang melingkar indah di jari manisnya. Tak berapa lama, ia melepas cincin itu dan meletakkannya didepan pria tadi.

Pria tadi menatap gadis yang ada dihadapannya, ia melihat butiran air mengalir turun dari kedua ujung mata gadis itu. Gadis yang ada dihadapannya kini berdiri dari duduknya dan berjalan melewati pria tadi. Pria itu seakan tersadar dan langsung menahan tangan pergelangan tangan kiri gadis tadi. Ia berusaha mencegah agar gadis itu tidak pergi meninggalkannya. Ia lalu ikut berdiri di belakang gadis tadi.

“Kau tahu, kau jelek sekali saat menangis! Aku bahkan baru kali ini melihatmu menangis selama empat tahun kita menjadi sepasang kekasih. Air matamu membuat make up mu luntur! Kau jadi terlihat sangat jelek!” Ucapnya sambil sedikit bergurau. Entah apakah karena ucapanya yang membuat gadis itu tertawa lalu berbalik menatapnya. Gadis itu heran mengapa pria yang sebelumnya begitu kaku bisa mengeluarkan gurauan semacam ini. Ya, pria yang kini dihadapannya adalah pria yang sangat dingin dan workaholic. Dia bahkan jarang sekali meluangkan waktunya hanya untuk sekadar menghabiskan waktu bersama kekasihnya. Dan alasan itulah yang tidak bisa membuat gadis itu bertahan lagi. Ia tidak mamu memiliki hubungan yang semu dengan pria ini.

“Kumohon, jangan pergi. Aku masih membutuhkanmu di sini. Bertahanlah sedikit lagi.” Pintanya masih menatap gadis itu.

Gadis itu lalu tersenyum dan mendekat kearahnya. Dengan masih menatap pria itu, gadis tadi menempelkan bibirnya di bibir pria itu.
Keduanya lalu saling berpandangan dan tersenyum bahagia. Mereka keluar dari kedai tersebut dengan tangan saling bertaut satu sama lain. Keduanya tertawa bahagia. Gadis tadi memperhatikan pria yang kini berada di sampingnya. Jarang sekali pria ini tertawa begitu lepasnya. Gadis itu lalu menyenderkan kepalanya di bahu si pria. Mereka berjalan melewati jalan raya dengan posisi tangan masih saling bergandengan. Namun tiba-tiba scraft yang menghiasi leher gadis itu terbang tertiup angin. Gadis itu menatap scraft miliknya yang terjatuh di jalan. Tiba-tiba pria  itu berlari dan mengambil scraft milik si gadis.

3.30

Gadis itu menangis menatap pria yang ia cintai tergeletak di jalan dengan bersimbah darah. Pria itu tak sadarkan diri. Tak jauh dari tubuh pria itu sebuah mobil berhenti. Gadis itu lalu menghampiri tubuh kekasihnya yang sudah tidak bernyawa lagi.

-END-

Menurutku MV ini sedikit mirip jalan ceritanya sama In Heavennya JYJ ^^ Maksudnya waktu si gadis itu tabrakan, terus flash back dan di gantiin sama si pria. Cuma ada perbedaan alur sama ending aja. Intinya si menurutku sama. Tuker posisi gitu. Oh iya, aku baru nemu MV ini malem ini dan kepikiran buat Songfict-nya. Jadi maaf kalo berantakan. Ini juga aku buat hampir sama seperti Mvnya. ^^ Oh iya ini MV keluar sekitar tahun 2009-an. Kalau ada yang belum liat, aku kasih linknya ya 

30 Minutes Ago MV

Iklan

8 thoughts on “[SongFict] 30 Minutes Ago

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s